RSUD Teungku Peukan Abdya Basmi Obat Kadaluarsa

Foto : RSUDTP musnahkan obat-obatan dan barang medis yang sudah kadaluarsa, Jum’at (20/11/2020). (hR/MS)

Aceh Barat Daya – haba RAKYAT |

Pihak RSUD Teungku Peukan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) musnahkan fisik obat-obatan dan bahan medis habis pakai milik rumah sakit, Jumat (20/11).

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Peukan dr Ismuha Muhammad didampingi Kabid penunjang Sukardi mengatakan, tujuan pemusnahan obat-obatan itu adalah untuk mencegah pencemaran lingkungan dari efek obat yang sudah rusak dan kadaluarsa sehingga nanti bisa membahayakan masyarakat.

Selain itu mencegah penyalahgunaan obat-obatan yang sudah rusak dan kadaluarsa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, juga bisa mengurangi biaya pemeliharaan obat- obatan yang sudah rusak dan kadaluarsa yang selama ini menguras dana rumah sakit yang lumayan besar, biaya tersebut bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain yang lebih bermanfaat untuk masyarakat.

Selanjutnya, kata direktur untuk menertibkan administrasi obat rumah sakit yang selama ini selalu menjadi hambatan dalam menciptakan tatakelola Obat RSUDTP yang lebih baik.

Namun, kedepanya untuk mewujudkan sistem administrasi tata kelola obat dan BMHP yang lebih baik di RSUDTP.

Sementara itu, pemusnahan bentuk fisik obat tersebut sesuai Keputusan Bupati Abdya Nomor : 606 Tahun 2020 dan dilakukan dengan cara menggunakan mesin giling khusus yang terletak di belakang gedung rumah sakit dan selanjutnya dikirim untuk pemusnahan akhir B3 di PT. Wastec Internasional Jakarta.

Obat-obatan dan bahan habis pakai yang telah kadaluarsa itu harus dimusnahkan karena untuk melindungi masyarakat dari bahaya disebabkan oleh penggunaan obat dan lainnya, tercatat 2011 sampai 2020 nilai aset persediaan bahan obat/BMHP kadaluarsa yang dimusnahkan sejumlah 2,5 Milyar,” ujar direktur. (MS/hR)

Don`t copy text!