Tunggu Akreditasi, Dishub Pidie Segera layanani Uji KIR Kenderaan

Foto : Petugas sedang memperbaiki alat Uji KIR kenderaan, Senin (09/11/2020), di fasilitas pelayanan Uji KIR milik Dishub Pidie, Komplek Terminal Mobar Sigli. (hR/Asnawi Ali)

Sigli – haba RAKYAT |

Keberadaan Kantor Layanan Uji KIR di komplek Terminal Mobar Sigli, yang dibangun pada tahun 2006 dengan menggunakan dana APBA belum berfungsi, juga peralatan Uji KIR dari bantuan  Kemenhub pada tahun 2008 silam tidak terpakai sampai saat ini.

Belum terakreditasi layanan KIR untuk Kenderaan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merupakan penyebab belum bisa beroperasinya fasilitas tersebut.

Sementara kita hanya mengeluarkan rekomendasi Uji KIR kenderaan yang bernomor polisi Pidie, masih menunggu Akreditasi dari Kemenhub“, kata Kasi Pengujian Sarana Dishub Pidie,Caba Wardani, S.Sos, kepada Media haba RAKYAT. Senin (09/11/2020).

Untuk menangani pengujian kenderaan kita juga masih butuh tenaga ahli penguji,yang ada baru satu penguji, seharusnya ada tiga Penguji Kenderaan Bermotor (PKB)“.

Setelah keluarnya Akreditasi dari Kemenhub,barulah bisa beroperasi, melayani pengujian kenderaan,juga sudah bisa mengeluarkan Kartu Uji, pengganti buku Uji (buku KIR)”.

Kita juga menyakini banyak kenderaan disini tetapi masih ber-Nopol luar daerah akan melakukan mutasi ke Pidie, karena selain dekat dalam pelayanan,juga lebih efisien“, ungkapnya.

Kadis Perhubungan Pidie Jufrizal l, S.Sos, M.Si mengatakan, pengajuan untuk sertifikasi Akreditasi sudah dilakukan pihaknya, jadi masih menunggu proses dari kemenhub.

Untuk kelayakan Beroperasi sudah kita ajukan ke kemenhub,jadi kita masih menunggu proses sertifikasi Akreditasi, penilaian dari segi fasilitas tempat, sedangkan sertifikasi Kalibrasi standar alat kerja Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) sudah ada“, terang Jufrizal.

Katanya lagi, “Fasilitas tersebut baru di tempati pada tahun 2018, sudah 10 tahun tidak terpakai, banyak fasilitas mulai rusak, sebagian sudah kita perbaiki dengan dana APBK,dan dalam TA. 2021 nanti juga kita usulkan biaya Operasional penunjang kegiatan Uji KIR untuk semua jenis kenderaan,perbaikan peralatan serta  perbaikan bagian atap gedung yang rusak“.

Pada 2018 lalu dari Kemenhub pernah melihat fasilitas ini, mereka menyarankan untuk mengajukan permohonan sertifikasi, tetapi pada waktu itu kita  terkendala dengan dana perbaikan fasilitas yang sudah rusak.Baru sekarang kita bisa mengajukan sertifikasinya”.

Diakhir tahun ini Tim dari Kemenhub akan turun lagi kelokasi untuk melihat dan menilai, mudah-mudahan pengajuan sertifikasi Akreditasi kita disetujui”, harap Jufrizal.

Dengan berfungsinya fasilitas Uji KIR yang berada dibawah Bidang Lalin dan Angkutan, Dishub Pidie, maka kedepannya pelaksanaan Uji KIR kenderaan tidak perlu lagi ke Provinsi, sudah bisa kita lakukan sendiri, tentunya bisa menambah pendapatan daerah”, ungkapnya dengan optimis. (AA/hR)

Don`t copy text!