Unit Metrologi Legal Pidie Seleksi Personil

Foto : Ilustrasi

Siglihaba RAKYAT |

Kepala Unit Metrologi Legal (UML) Pidie, Irwansyah, ST mengatakan pengisian personil dalam struktur UML saat ini masih tahap penyeleksian para personil (Staf), sedangkan Struktur UML sudah terbentuk dan aktifitas nya menunggu proses Kalibrasi (Sertifikasi) dari Kementerian Perdagangan, dan setelah ada hasil seleksi personil, jelasnya kepada Media haba RAKYAT, Jum’at (06/11/2020) siang.

Untuk pengisian personilnya masih dalam proses seleksi, dilakukan secara Daring, mengingat situasi pandemi Covid-19. Ada sekitar 10 personil ahli hasil seleksi yang akan menempati posisi UML, dalam bulan November ini sudah ada hasilnya, jelas Irwansyah”,

Keberadaan Unit Metrologi Legal ini nantinya dibawah Bidang Perdagangan, Disperindagkop UKM Pidie, sedang kantornya tersendiri, rencanyanya dibekas kantor Disperindagkop lama“, terangnya.

Lanjutnya, “Dengan adanya UML di Pidie, pelayanan Tera dan Tera Ulang alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP) bisa dilayani oleh UML di daerah, tidak perlu lagi ke Provinsi seperti dilakukan selama ini”.

Selama ini kegiatan Metrologi Legal dilakukan oleh Provinsi, karena belum terbentuk UML di Pidie, disebabkan anggaran terbatas, pernah diusulkan, tetapi dialihkan untuk penanganan Covid-19″, kata Irwansyah.

Dalam tugasnya UML juga  berfungsi sebagai  Pengawas dan Penyidik Metrologi, ada ahli khusus yang membidangi, nantinya akan memeriksa dan menera ulang setiap alat ukur, timbang, dan tera yang digunakan sehari-hari oleh masyarakat, termasuk jembatan timbang, juga alat ukur di SPBU (Nozzle)”, pungkasnya.(AA/hR)

Don`t copy text!