Kasus Kematian Covid Di Pidie Bertambah, Perayaan Tahun Baru Dilarang

Foto : Tim gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub Pidie gencar melakukan patroli dan sosialisasi Prokes Covid-19, Kamis (24/12/2020), kegiatan dalam rangka Ops Lilin Seulawah 2020 dan menjalankan Amanat Kapolri. (hR/Asnawi Ali)

Sigli – haba RAKYAT |

Kasus Kematian akibat terpapar Covid-19 di Pidie,Provinsi Aceh kembali merangkak naik, dimana sebelumnya kasus terinfeksi virus ini sempat melambat. Data yang diterima Media haba RAKYAT, pada Kamis (24/12) menunjukkan pertambahan kasus kematian dalam sepekan, dari 42 pasien menjadi 45 pasien meninggal,bertambah 3 (tiga) pasien.

Untuk kasus kematian terjadi peningkatan dalam seminggu, namun begitu tingkat Kesembuhan dalam kasus Positif, Suspek, dan Kontak Erat, dalam sepekan juga bertambah.

Dari laporan yang disampaikan Jubir Satgas Covid-19 Pidie, Ir. H.M. Hasan Yahya, MM terlihat 45 kasus meninggal dunia, 336 dinyatakan sembuh dari 398 kasus positif, 363 dinyatakan sembuh dari 535 kasus suspek, 697 selesai pantau dari 724 kasus Kontak Erat (KE), demikian data perkembangan Covid-19 di Pidie.

Sementara terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di Pidie, untuk kegiatan yang mengundang kerumunan, seperti pesta/perayaan malam pergantian tahun baru, arak-arakan, pawai, karnaval dan pesta kembang api dalam menyambut pergantian baru dilarang diadakan, ini dilakukan untuk keamanan dan keselamatan masyarakat pada libur Natal 2020 dan Tahun baru 2021.

Hal ini sesuai maklumat dari Kapolri Nomor : MAK/XII/2020 tertanggal 23 Desember 2020, Tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan libur natal 2020 dan tahun baru 2021, dan yang menjadi pertimbangan pelarangan kegiatan tersebut bahwa penanganan penyebaran Covid-19 secara nasional yang belum sepenuhnya terkendali dan masih berpotensi berkembang luas dalam masyarakat.

Dalam maklumat Kapolri juga menyebutkan, bahwa apabila ditemukan yang bertentangan dengan maklumat tersebut, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kabagops Polres Pidie, AKP Iswahyudi, SH, selaku Kepala Perencanaan dan Pengendalian Operasional (Karendal Ops) Opersai Lilin Seulawah 2020 Polres Pidie mengatakan, “selaku anggota Polri wajib menyampaikan dan menjalankan maklumat dari Bapak Kapolri, ini demi keamanan dan keselamatan masyarakat dalam pelaksanaan natal 2020 dan tahun baru 2020.”

Dengan mematuhi maklumat dari Bapak Kapolri, penyebaran virus ini bisa dihindari. “Saya juga mengajak masyarakat Pidie untuk mentaati prokes, dengan selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun selesai beraktifitas, menjaga jarak, dan sedapat mungkin menghindari kerumunan, mudah-mudahan penyebaran Covid-19 bisa diminimalisir”, harap AKP Iswahyudi.

Amatan Media ini, Personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub, dalam rangka Ops Lilin Seulawah 2020 Polres Pidie, gencar melaksanakan aktifitas, dalam rangka pengamanan natal 2020 dan tahun baru 2021, juga dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, sesuai amanat Kapolri. (AA/hR)