Satpol PP Madina Gelar Razia Pekat, 5 Gadis dibawah Umur Diamankan, 2 Tanpa Identitas

Madina – haba RAKYAT |

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina). berhasil mengamankan tujuh gadis yang sebagian masih berstatus pelajar SMAN, dan sebagian lagi bersuami, akan tetapi mereka tidak bisa menunjukkan identitas. Adapun
ketujuh orang tersebut diamankan pada, Selasa (2/3) sekira pukul 24.00 WIB.

Kepala Dinas Satpol-PP Kabupaten Mandailing Natal Lismuliyadi yang diwakili Kepala bidang Pengamanan Ismail Dalimunthe mengatakan pihaknya menggelar razia penyakit masyarakat (pekat). “Razia ini kita lakukan sesuai laporan masyarakat dan menindak lanjuti perintah Bupati Mandailing Natal Drs H.Dahlan Hasan Nasution”. ujarnya Ismail saat di konfirmasi wartawan media haba RAKYAT.

Dikatan, dalam razia tersebut pihaknya dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mandailing Natal, (Madina)
berhasil mengamankan (SN) Kelahiran 06 Maret yang berdomisili di Gunung Tua Panyabungan bersama (RJ) dam (R) kelahiran 16 Februari 2005 berdomisili di Banjar kebun Kecamatan Panyabungan. sekira pukul 24.30.WIB dihotel MS.
Seputar Panyabungan.

Selain itu, (KJ) kelahiran 1 April 2004 bersama (R) kelahiran 12 Mei dan (R) kelahiran 18 Juni 2004 berstatus sebagai pelajar SMA di Panyabungan. Kemudian
(S) warga Kotanopan bersama (RM) warga Kecamatan Muara Sipongi kelahiran O4 mei 1984 kedua ini ditemukan dihotel HA diwilayah jalan lintas timur Panyabungan sekira 24.20;WIB.

“Ketujuh pasangan (7) wanita/pria tersebut sudah kita amankan, sekarang ini berada di Kantor Satpol PP Mandailing Natal untuk dimintai identitas diri dan keterangannya. kemudian kita bawa ke Dinas Sosial Kabupaten Mandailing Natal supanya dibina/dipanggil orang tua tersebut, melalui media haba RAKYAT ini kami mohon kepada orang tua agar benar mengontrol atau mengawasi anaknya, utamanya saat keluar rumah,” tandas Ismail. (Rispansyah – Udin Ray)