Langsa – haba RAKYAT |

Sebagai Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit yang sekarang ini menjadi sorotan, karena banyak lahan perkebunan Kelapa Sawit yang terbakar, khususnya diluar Propinsi Aceh. 
Hal itu telah mengacu dengan terbitnya surat Gubernur Aceh No : 522/3691, tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA), tertanggal  26 Februari 2021.
 Mengingat semakin padatnya jumlah penduduk yang ada disekitar HGU PT. Perkebunan Timbang Langsa, baik itu Gampong Timbang Langsa, maupun Gampong Alur Dua Induk dan juga Gampong Alur Dua Bakaran Batee.

Demikian juga dengan sejumlah ruas jalan  besar didalam HGU, sudah menjadi jalan umum yang begitu banyak dilewati para masyarakat.
 Ditambah lagi, lahan-lahan HGU PT. Perkebunan Timbang Langsa yang sudah dikeluarkan (dilepaskan), sehingga banyak dikelola masyarakat dan menjadi perladangan budidaya tanaman pangan,”Administratur.
Belum lagi jika musim kemarau panjang yang kita alami akhir – akhir ini, luar biasa dan diperkirakan suhu bisa mencapai diatas 35°C,apa lagi musim ini tidak terjadi hujan sama sekali, bahkan mencapai dua tiga bulan, malah lebih.

Untuk menghadapi kondisi rawan tersebut, Management PT. Perkebunan Timbang Langsa berusaha melengkapi sarana dan prasarana guna mengantisipasi jika sewaktu – waktu terjadi hal yang tidak diinginkan,”katanya.
Oleh karena itu pada. Kamis, (08/04/2021)  PT. Perkebunan Timbang Langsa melakukan Simulasi Perihal Penanggulangan Keddir, pula Kompol Dheny Firmandika S.A.B.,S.I.K, selaku Kabag Op Polres Langsa, Kapolsek dan Dan-Ramil Langsa Baro, termasuk Dan-Sub Pom Aceh Timur serta perwakilan tokoh-tokoh masyarakat disekitar HGU PT. Perkebunan Timbang Langsa. 

Dalam sambutannya Kabag Op Polres Langsa dan Kepala BNPB Kota Langsa sangat mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk mengapresiasi kelengkapan sarana dan prasarana dalam menghadapi bahaya kebakaran. Dikatakan, atas kegiatan yang telah dipraktek ini bisa menjadi contoh bagi pihak perusahaan-perusahaan lainnya, untuk dapat melakukan hal yang sama seperti apa yang sudah dilakukan PT. Perkebunan Timbang Langsa,”ujar Kabag Op Polres Langsa.

Pada kesempatan yang sama Administratur PT. Perkebunan Timbang Langsa Bapak Ir. Mujiluddin juga menyampaikan ,“ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada BNPB Kota Langsa, Kabag Op Polres Langsa karena sudah hadir dan memberikan arahan pada anggota team Satgas Api PT. Perkebunan Timbang Langsa saat dilakukan simulasi tersebut.”ungkap Ir.Mujiluddin. Administratur juga mengharapkan,menurutnya bukan hanya pihak perusahaan saja yang menjaga jebakan bahaya api, namun masyarakat harus turut bersama – sama ikut mengawasinya,”ucap Administratur.

Lebih jauh pihaknya mengatakan,hendaknya masyarakat yang Peduli Api (MPA),harus turut aktif selalu dan terus mengingat bahaya api,yang sifatnya,saat kecil jadi kawan,setelah besar menjadi lawan”,tuturnya. (jim)