RAMADHAN 1442 H, KAPOLRES ACEH TENGAH BERIKAN 3 UNIT RUMAH KEPADA JANDA MISKIN DAN FAFA

Aceh Tengah, haba RAKYAT |

Dikutip dari Tribratanewspolresacehtengah.com, Polres Aceh tengah di bulan Ramadhan 1442 H, sudah selesai membangun 3 ( tiga ) unit rumah dan telah diserahkan Kapolres Aceh tengah Akbp Mahmun Hari Sandi Sinurat,S.IK, kepada janda miskin dan kaum fafa, Kamis 06 Mei 2021.

Kapolres Aceh tengah mengatakan, sengaja memberikan rumah layak huni bagi warga miskin dan fafa serta benar benar tidak memiliki tempat tinggal yang layak.

Pembangunan rumah layak huni itu, sebagai bentuk kepedulian Polri khususnya dan Polres Aceh tengah pada umumnya, untuk warga miskin dan fafa, karena rumah layak huni ini dibangun dari hasil Zakat penghasilan personil Polres Aceh tengah sejajaran.

Kemudian sebut Kapolres pembangunan rumah layak huni dilakukan dengan terlebih dulu mengunjungi warga masyarakat dalam Program Jum’at Barokah yang diberikan bantuan Sembako dan uang tunai.

Penyerahan bantuan ini langsung diberikan kerumah warga yang akan diberi zakat berupa Sembako dan Uang tunai. Dari kegiatan itulah sebut Kapolres, untuk melihat secara langsung kondisi rill dari warga yang akan diberikan rumah layak huni.

“ada bulan ini sudah 3 unit kami berikan dan akan berkesinambungan, satu unit setiap bulannya dan sore tadi di dusun Merah Muyang Kecamatan Atu Lintang, pukul 14.00 Wib kami berikan 1 unit rumah buat Maryanti,” sebut Kapolres.

Ditambahkan Kapolres, Maryanti adalah seorang janda yang hidup miskin dan fafa, selama ini tinggal disebuah rumah tidak Layak huni.

Bagaimana tidak, ketika pihaknya berkunjung kerumah Maryanti di bulan lalu, rumah itu hanya dibangun dengan atap serta dinding dari plastik tenda biru, serta berlantai tanah dan tidak ada penerangan kecuali lampu teplok, terang Kapolres.

“Dari kunjungan kami itu, Maryanti janda tua yang hidup dengan seorang anak laki laki nya yang tuna netra, tinggal di rumah tenda birunya. Di hari itu sebuah rumah layak huni semi permanen, lengkap dengan penerangan listrik diberikan kepadanya,” kata Kapolres.

Sejumlah warga diseputaran tempat tinggal Maryanti mengatakan, memang Maryanti selayaknya mendapatkan rumah tempat tinggal tersebut, karena ia seorang janda miskin hidup dengan seorang anak lelaki yang tuna netra. (R-WIN)