BUPATI NAGAN RAYA TERIMA DUA PENGHARGAAN PASTIKA PARAMA DAN MANGGALA KARYA KENCANA TAHUN 2019

Pastika Parama Bupati Nagan Raya Tahun 2019 (foto/Ist).

Nagan Raya – haba RAKYAT .

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menjadi satu-satunya Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh yang mendapatkan penghargaan Pastika Parama dari Kementerian Kesehatan RI.

Penghargaan ini merupakan kategori tertinggi dari Kementerian Kesehatan RI kepada daerah terkait komitmen penerapan regulasi dan implementasi Kawasan Tanpa Rokok di beberapa lokasi fasilitas umum masyarakat.

Untuk tahun 2019, hanya 34 daerah se Indonesia yang mendapatkan penghargaan tersebut terdiri dari 5 Pemerintah Provinsi dan 29 Pemerintah Kabupaten/Kota.

Penghargaan yang diberikan oleh Menteri Kesehatan RI Prof.Dr.dr.Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M(K) diterima langsung oleh Bupati Nagan Raya H. M. Djamin Idham, SE dalam acara puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau sedunia Tahun 2019 yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan RI di Auditorium Siwabessy Gedung Prof.Sujudi Lt.2 Kementerian Kesehatan.

Sedang penghargaan yang kedua adalah,Manggala Karya kencana 2019 yang di serahkan oleh kementrian koordinator bidang pembangun manusia dan kebudayaan Republik indonesia Oleh Ibu Puan Maharani yang bertempat di komplek Perkantoran Gubernur Kalsel Banjar baru pada hari sabtu 6 juli 2019 pukul 09.00 wita.penghargaan tersebut atas keberhasilan pemerintah kabupaten nagan raya dalam prestasi ,komitmen,dan dharma bhakti yang besar selama yang berhasil mengelola pelaksanaan program kependudukan,keluarga berencana dan pembangunan keluarga di wilayah nagan raya.

Bupati Nagan Raya  H.M.Jamin Idham SE Melalui kabag humas Saiful Bahri mengatakan, Pemkab Nagan Raya berkomitmen dalam mendukung program Kawasan Tanpa Rokok dengan diterbitkannya  Qanun Nagan Raya Nomor 3 Tahun 2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR),

Dan  serius untuk meminimalisir persoalan dampak dari rokok yang semua kita ketahui sangat berbahaya dan merugikan bagi semua kalangan melalui gerakan “Orang Nagan Sehat Tanpa Asap Rokok (ONSTAR)”. Qanun No. 3 Tahun 2015 mengatur  tentang Kawasan Tanpa Rokok kawasan yang harus terbebas dari asap rokok atau kegiatan memproduksi rokok, menjual, mengiklankan, atau mempromosikan rokok.

Adapun tempat atau area yang dijadikan sebagai KTR diantaranya adalah fasilitas pelayanan kesehatan, tempat pendidikan, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja baik kantor pemerintah atau swasta dan pribadi serta tempat umum lainnya di Kabupaten Nagan Raya.

Setelah keluarnya Qanun tersebut kesadaran masyarakatpun kini sudah semakin meningkat, hal ini dapat dilihat dimana saat ini masyarakat sudah tidak merokok lagi di Tempat- tempat terlarang Pungkas. (Sukma/hR)

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Don`t copy text!